Nasional

Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Mercu Buana Dorong Gaya Hidup Aktif Lewat Edukasi Anti Mager di SMAN 1 Jatiluhur

×

Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Mercu Buana Dorong Gaya Hidup Aktif Lewat Edukasi Anti Mager di SMAN 1 Jatiluhur

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi Mercu Buana Dorong Gaya Hidup Aktif Lewat Edukasi Anti Mager di SMAN 1 Jatiluhur

PURWAKARTA, JEJARING KALBAR, – Mahasiswa Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana melaksanakan kegiatan social volunteering bertema ‘Digital Wise Generation: Cerdas, Kreatif, dan Kritis’ dengan menyampaikan materi edukatif bertajuk ‘Anti Mager: Berani Bersepeda ke Sekolah – Sehat Gembira’ kepada siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jumat 6 Februari 2026.

Materi tersebut dihadirkan sebagai respons terhadap tantangan gaya hidup remaja di era digital yang cenderung minim aktivitas fisik. Kemudahan teknologi serta tingginya intensitas penggunaan gawai mendorong munculnya perilaku sedentary lifestyle atau malas gerak (mager) yang berdampak pada kesehatan fisik dan mental, sekaligus menurunkan konsentrasi serta prestasi akademik siswa.

Melalui pendekatan edukasi yang komunikatif dan berbasis data, mahasiswa menjelaskan bahwa fenomena mager bukan sekadar persoalan kemalasan, melainkan pola perilaku yang terbentuk dari kebiasaan sehari-hari. Karena itu, diperlukan kesadaran serta pembiasaan sejak dini untuk membangun gaya hidup aktif dan sehat.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menekankan bahwa bersepeda ke sekolah merupakan solusi sederhana dan aplikatif untuk mendorong aktivitas fisik. Selain meningkatkan kebugaran jasmani, bersepeda juga membantu memperbaiki suasana hati, meningkatkan fokus belajar, serta menyiapkan kondisi fisik dan mental siswa sebelum mengikuti pembelajaran di kelas.

Kegiatan ini turut diperkuat oleh penyampaian motivasi dari dosen pendamping, Dr. Syaifuddin, M.Si., yang mengajak siswa meningkatkan semangat belajar serta membangun kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa kesehatan fisik, kedisiplinan, dan pola pikir aktif memiliki keterkaitan erat dengan prestasi akademik.

“Prestasi belajar tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga oleh kedisiplinan, semangat, dan kondisi fisik yang sehat. Kebiasaan sederhana seperti bergerak aktif dan memulai hari dengan energi positif akan sangat membantu siswa untuk lebih fokus, percaya diri, dan konsisten dalam belajar,” ujar Dr. Syaifuddin.

Materi Anti Mager juga dikaitkan dengan Program Kemendikdasmen “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, seperti bangun pagi, berolahraga, gemar belajar, hingga tidur cepat. Bersepeda ke sekolah dinilai mampu melatih disiplin waktu, tanggung jawab, kemandirian, serta kepedulian sosial dan lingkungan sejak dini.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi dan refleksi, sehingga siswa tidak hanya memahami pentingnya gaya hidup aktif dan sehat, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan peningkatan motivasi belajar serta kesiapan menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Kegiatan ini menegaskan peran mahasiswa dan dosen Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana sebagai agen perubahan sosial yang tidak hanya membangun literasi digital, tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan karakter generasi muda yang sehat, produktif, dan berdaya saing di era digital. *** (Yoga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *