BALIKPAPAN, JEJARING KALBAR – Kapal feri Dharma Kartika IX milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) mengalami kemiringan saat sandar di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (27/1/2026) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka.
Direktur Operasi dan Usaha DLU Indonesia, Rakhmatika Ardianto, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 Wita. Menurutnya, kondisi cuaca yang kurang bersahabat menjadi salah satu penyebab kapal miring saat hendak bersandar.
“Menjelang sandar, cuaca memang tidak terlalu baik. Kapal sempat mengalami kemiringan sekitar lima derajat,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Selain faktor cuaca, Rakhmatika menyebut keberadaan kendaraan over dimension over loading (ODOL) turut berkontribusi dalam kejadian tersebut. Padahal, kata dia, posisi kapal saat itu sudah terikat dengan aman di dermaga dan ramp door telah dibuka.
“Ramp door sudah terbuka dan kendaraan bersiap keluar. Namun karena kombinasi cuaca dan muatan kendaraan, kapal mengalami kemiringan,” jelasnya.
Dalam insiden itu, satu korban meninggal dunia diketahui bernama Idham Rapi (51). Sementara tiga korban lainnya mengalami luka dan langsung mendapatkan penanganan medis. “Korban luka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan,” tambah Rakhmatika.
Hingga saat ini, petugas gabungan masih melakukan proses evakuasi di lokasi kejadian. Meski demikian, posisi kapal telah berhasil dikembalikan ke kondisi normal. “Kapal sudah berdiri tegak kembali. Proses evakuasi masih berlangsung,” pungkasnya.











