MEMPAWAH, JEJARING KALBAR – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Riduan M Yusuf, mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyaksikan dan memeriahkan Festival Sahur-sahur ke-23 yang digelar di Kabupaten Mempawah selama bulan suci Ramadan.
Menurut Riduan, Festival Sahur-sahur merupakan salah satu tradisi budaya yang telah melekat kuat dalam kehidupan masyarakat Mempawah. Selain menjadi hiburan rakyat, festival ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan serta memperkuat identitas budaya daerah.
“Festival Sahur-sahur adalah kebanggaan masyarakat Mempawah. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk datang dan menyaksikan langsung kemeriahan festival ini,” ujarnya yang hadir langsung bersama Ketua DPRD dalam pembukaan Sabtu malam, 28 Februari 2026.
Ia menilai, kehadiran masyarakat sangat penting untuk menjaga keberlangsungan tradisi yang telah digelar selama lebih dari dua dekade tersebut. Dengan dukungan masyarakat, festival ini diyakini akan terus berkembang dan semakin dikenal luas.
Riduan juga menyoroti bahwa pelaksanaan festival tahun ini memiliki makna khusus karena berlangsung bersamaan dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Menurutnya, momentum ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan keharmonisan antar masyarakat di Mempawah.
“Kebersamaan dalam perbedaan adalah kekuatan kita. Festival Sahur-sahur ini menjadi bukti bahwa masyarakat Mempawah hidup rukun dalam keberagaman,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum festival ini untuk berkumpul bersama keluarga dan menikmati kekayaan budaya lokal yang telah menjadi bagian dari identitas Kabupaten Mempawah. *** (Bung Ranie)












