KETAPANG, JEJARING KALBAR, – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, melantik Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Tempurukan, Saparudin, pada Rabu (4/2/2026) di Balai Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan. Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan roda pemerintahan desa sekaligus penguatan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pelantikan Kepala Desa PAW bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia juga memberikan arahan kepada kepala desa yang baru dilantik agar senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat serta menjalankan pemerintahan desa secara transparan dan akuntabel.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para Penjabat (Pj) Kepala Desa sebelumnya yang telah mendedikasikan diri dalam melayani masyarakat Desa Tempurukan serta menjalankan tugas dengan baik selama masa transisi kepemimpinan.
Ia menjelaskan bahwa mutasi dan penugasan aparatur pemerintahan, baik di tingkat desa maupun kecamatan, merupakan bagian dari dinamika organisasi dan penilaian pimpinan. Wakil Bupati juga mencontohkan keberhasilan sejumlah wilayah yang mampu menorehkan prestasi, serta berharap capaian positif tersebut dapat ditularkan ke wilayah lain, khususnya Kecamatan Muara Pawan dan wilayah utara Kabupaten Ketapang, yang dalam waktu dekat akan menjadi tuan rumah kegiatan tingkat kabupaten.
Dalam dialog bersama masyarakat, Wakil Bupati membuka ruang diskusi dan menyerap langsung aspirasi dari kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta tokoh agama. Ia mengakui bahwa dalam mekanisme perencanaan pembangunan—mulai dari musyawarah desa, kecamatan, hingga kabupaten—masih terdapat aspirasi masyarakat yang belum sepenuhnya terakomodasi. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkomitmen terus memperbaiki sistem penyaluran aspirasi agar lebih tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Wakil Bupati menegaskan bahwa prioritas pembangunan di wilayah pedesaan tetap difokuskan pada sektor-sektor yang menjadi hajat hidup masyarakat, seperti pertanian, perikanan, dan perkebunan. Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah juga berupaya menghadirkan dukungan sarana dan prasarana guna meningkatkan produktivitas masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam membangun desa.
Terkait kondisi fiskal daerah, Wakil Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran akibat kebijakan nasional. Meski demikian, pemerintah daerah terus menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan anggaran, khususnya untuk pembangunan jalan dan infrastruktur pendukung ketahanan pangan. Ia berharap program strategis tersebut segera terealisasi dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Dalam sesi dialog, Kepala Desa Tempurukan yang baru dilantik menyampaikan sejumlah usulan prioritas, antara lain perbaikan jembatan menuju fasilitas pendidikan yang kondisinya memprihatinkan, serta penanganan tanggul dan normalisasi saluran air untuk mendukung kegiatan pertanian. Usulan tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah dan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Salah seorang tokoh masyarakat yang hadir juga menyampaikan dukungan moral kepada kepala desa terpilih, seraya mengajak seluruh masyarakat bersatu membangun Desa Tempurukan. Ia menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam proses demokrasi hendaknya disudahi dan digantikan dengan semangat kebersamaan demi kemajuan desa.
Menutup kegiatan, Wakil Bupati kembali menekankan pentingnya pengawasan dalam setiap pelaksanaan pembangunan agar hasilnya berkualitas dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Ia berharap kepala desa, perangkat desa, dan masyarakat dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Desa Tempurukan yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Pelantikan Kepala Desa Tempurukan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan desa, sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk terus hadir di tengah masyarakat. *** (Yoga)












