MEMPAWAH, JEJARING KALBAR, – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Mempawah memaparkan hasil Reses II Tahun 2026 dengan menyoroti aspirasi masyarakat di sektor layanan dasar. Laporan yang disampaikan dalam rapat paripurna itu mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial, Senin 9 Februari 2026 kemarin.
Di sektor pendidikan, Fraksi Golkar mencatat adanya dorongan kuat dari masyarakat untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah. Warga juga mengusulkan program peningkatan kapasitas guru dan siswa guna mendukung mutu pembelajaran.
“Sarana dan prasarana pendidikan merupakan tolok ukur penting mutu sekolah. Ini harus terus ditingkatkan agar sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” kata Sri Tuti Amalia.
Selain pendidikan, kebutuhan infrastruktur dasar seperti air bersih turut menjadi perhatian. Fraksi Golkar menilai pembangunan Penampungan Air Bersih (PAH) sangat relevan bagi masyarakat yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih.
“Air bersih adalah kebutuhan vital. Karena itu, kami mendorong pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap pembangunan PAH,” ujarnya.
Dalam laporan tersebut, Fraksi Golkar juga merinci jumlah aspirasi yang diterima masing-masing anggota fraksi, di antaranya Safruddin A (30 aspirasi), Edi Cingkong (34 aspirasi), dan Sri Tuti Amalia (22 aspirasi).
Data tersebut, menurut Sri Tuti Amalia, menjadi gambaran tingginya partisipasi masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan pembangunan daerah. *** (Bung Ranie)












