MEMPAWAH, JEJARING KALBAR – Kebakaran melanda Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Toho, Desa Pak Laheng, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, pada Kamis (19/3/2026) dini hari sekitar pukul 01.10 WIB. Peristiwa tersebut menghanguskan sejumlah ruangan perkantoran sekolah, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Kapolres Mempawah melalui Kapolsek Toho, IPTU Adi Putra Syamsudin, S.H., menyampaikan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang mendengar suara letusan di sekitar lokasi sekolah. “Saksi mendengar suara letusan saat hendak mengecek lampu yang padam, kemudian melihat kepulan asap dan cahaya api dari arah sekolah,” ujarnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berteriak meminta pertolongan dan berupaya memadamkan api secara swadaya agar tidak merembet ke bangunan lainnya. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.40 WIB setelah dua unit pemadam kebakaran dari Sungai Pinyuh, yakni BPA-SP dan BPBD, dikerahkan ke lokasi.
Berdasarkan keterangan saksi dan pihak sekolah, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik. Kepala sekolah juga mengungkapkan bahwa sebelumnya sempat dilakukan perbaikan instalasi listrik karena sering terjadi pemadaman dan penurunan voltase, khususnya di area perkantoran.
Sejumlah ruangan yang terbakar antara lain ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang bimbingan konseling (BK), tata usaha (TU), serta gudang. Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, termasuk kerusakan bangunan dan perlengkapan administrasi sekolah.
Kapolsek menambahkan bahwa bangunan yang terbakar merupakan bagian lama yang berdiri sejak 1998 dan sebagian besar menggunakan material kayu, sehingga api dengan cepat menyebar. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan minim curah hujan. *** (Bung Ranie)













