Sambas

Semangat Sambut Imlek 2026, Gang 007 Pasar Melayu Sambas Berhias Lampion

×

Semangat Sambut Imlek 2026, Gang 007 Pasar Melayu Sambas Berhias Lampion

Sebarkan artikel ini
Suasana gang 007 Pasar Melayu Sambas menyambut Imlek 2026.
Suasana gang 007 Pasar Melayu Sambas menyambut Imlek 2026.

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 2026, suasana meriah mulai terasa di Pasar Melayu, Kabupaten Sambas. Warga Tionghoa yang bermukim di Komplek Perumahan 007 tampak antusias menghias lingkungan mereka dengan berbagai ornamen khas Imlek.

Lampion merah, ornamen shio, hingga dekorasi bernuansa Tahun Kuda Api mulai terpasang rapi di sepanjang lingkungan perumahan. Hiasan ini menjadi penanda kesiapan warga menyambut tahun baru dalam penanggalan Tionghoa yang sarat makna dan harapan.

Henry, Pemuda Tionghoa Kabupaten Sambas, mengatakan bahwa persiapan dekorasi Imlek tahun ini dilakukan secara swadaya dan penuh kebersamaan.

Hiasan tahun kuda api di Gang 007 Pasar Melayu Sambas.
Hiasan tahun kuda api di Gang 007 Pasar Melayu Sambas.

“Warga Tionghoa Pasar Melayu Komplek Perumahan 007 siap merayakan Imlek. Seluruh hiasan dekorasi tahun ini menggunakan dana pribadi warga dan dikerjakan secara gotong royong,” ujar Henry, Selasa 10 Februari 2026 malam.

Ia menambahkan, kegiatan ini bukan hanya sekadar memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga serta menjaga tradisi turun-temurun.

Dalam penanggalan Tionghoa, setiap tahun dikaitkan dengan satu dari 12 shio serta satu dari lima unsur elemen, yaitu kayu, api, tanah, logam, dan air. Kombinasi antara shio dan elemen tersebut diyakini membentuk karakter, energi, serta nuansa khas pada setiap tahunnya.

Tahun 2026 sendiri berada di bawah naungan Shio Kuda dengan elemen Api. Kombinasi ini dipercaya membawa energi yang dinamis, penuh semangat, keberanian, serta optimisme dalam menghadapi tantangan baru.

Henry berharap, semangat Shio Kuda Api dapat membawa keberkahan, kemajuan, serta keharmonisan, tidak hanya bagi masyarakat Tionghoa, tetapi juga bagi seluruh warga Kabupaten Sambas. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *