Mempawah

Ragasa VS Canter, Benturan Dua Truk di SPBU Sungai Pinyuh Ditengarai Serobotan Antrian Solar

×

Ragasa VS Canter, Benturan Dua Truk di SPBU Sungai Pinyuh Ditengarai Serobotan Antrian Solar

Sebarkan artikel ini
Dua truk yang terlibat benturan di SPBU Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Selasa 7 April 2026/Foto Bung Ranie/Jejaring Kalbar
Dua truk yang terlibat benturan di SPBU Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Selasa 7 April 2026/Foto Bung Ranie/Jejaring Kalbar

SUNGAI PINYUH, JEJARING KALBAR – Insiden kecelakaan terjadi di SPBU Sungai Pinyuh pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa ini dipicu aksi serobotan antrean kendaraan yang hendak mengisi solar subsidi.

Saat itu, sejumlah kendaraan tengah berbaris menunggu giliran, termasuk truk Canter pengangkut LPG subsidi 3 kilogram milik PT Intan Lestari bernomor polisi KB 8331 LF yang dikemudikan Desi. Posisi kendaraan Desi berada di jalur kiri antrean dan sudah mendekati giliran pengisian.

Di tengah antrean yang bergerak perlahan, muncul truk Ragasa kabin kuning yang dikemudikan Sandi dari sisi kanan. Truk tersebut memaksa masuk ke jalur antrean dengan cara menyerobot, memanfaatkan celah di antara kendaraan.

Situasi kemudian memanas ketika aksi tersebut memicu kemarahan sopir lain. Berdasarkan keterangan di lapangan, seorang sopir yang kesal sempat menarik baju Sandi dari jendela. Dalam kondisi kacau itu, Sandi diduga tanpa sengaja menginjak pedal gas hingga truk yang dikemudikannya melaju dan menabrak truk Canter di depannya.

Desi yang saat itu berada di dalam kendaraan mengaku terkejut karena tiba-tiba ditabrak dari belakang. Ia mengatakan, sebelum kejadian dirinya sempat menghentikan kendaraan sejenak mengikuti pergerakan antrean.

“Posisi saya di jalur kiri dan sudah dekat giliran. Tiba-tiba ditabrak dari belakang,” ujarnya.

Akibat benturan tersebut, bagian depan dan samping truk Canter mengalami kerusakan cukup parah. Kaca depan pecah, kaca jendela kanan hancur, lampu sein rusak, serta kabin mengalami ringsek.

Video kejadian yang beredar di media sosial juga menunjukkan situasi sempat ricuh hingga terjadi kontak fisik di lokasi. Pasca kejadian, kondisi di sekitar SPBU sempat memanas sebelum akhirnya mereda.

Hingga kini, penyebab pasti keributan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian. *** (Bung Ranie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *