DPRD Sambas

Momentum Hari TBC Sedunia, Harni: Masyarakat Harus Mengerti Apa Itu Tuberculosis

×

Momentum Hari TBC Sedunia, Harni: Masyarakat Harus Mengerti Apa Itu Tuberculosis

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Fraksi PAN, Harni Indriani/File
Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Fraksi PAN, Harni Indriani/File

SAMBAS, JEJARING KALBAR, – Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Harni Indriani, mengingatkan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit tuberkulosis (TBC) dalam momentum Hari TBC Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 24 Maret.

Menurut Harni, masih banyak warga yang belum benar-benar memahami apa itu TBC, bagaimana penularannya, serta langkah pencegahannya. Padahal, penyakit ini bisa menular dengan cepat dan berpotensi fatal jika tidak segera diobati.

“Banyak masyarakat yang masih menganggap batuk berkepanjangan adalah hal biasa. Padahal, itu bisa menjadi gejala TBC. Masyarakat harus tahu apa itu tuberkulosis, bagaimana cara penularannya, dan bagaimana cara mencegahnya,” ujar Harni Indriani, Senin (24/3/2025).

Harni menilai edukasi menjadi langkah pertama yang paling penting dalam upaya menekan angka kasus TBC di Kabupaten Sambas. Ia mendorong agar kegiatan sosialisasi dilakukan secara masif melalui puskesmas, sekolah, dan perangkat desa, agar pesan kesehatan bisa sampai ke semua lapisan masyarakat.

“Pencegahan dimulai dari pengetahuan. Jika masyarakat paham, mereka akan lebih peduli dan segera mencari pengobatan jika mengalami gejala,” tambahnya.

Politisi PAN itu juga mengajak masyarakat untuk tidak mendiskriminasi penderita TBC. Menurutnya, dukungan keluarga dan lingkungan sekitar sangat penting agar penderita dapat menjalani pengobatan hingga sembuh total.

“Penderita TBC tidak boleh dijauhi. Mereka harus didukung agar semangat menjalani pengobatan. Dengan pengobatan rutin dan disiplin, TBC bisa disembuhkan,” tegas Harni.

Tahun ini, peringatan Hari TBC Sedunia mengusung tema “Yes! We Can End TB” (Ya! Kita Bisa Akhiri TBC) yang menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mengakhiri penyakit menular ini.

Harni berharap momentum ini menjadi titik awal meningkatnya kesadaran masyarakat Sambas terhadap bahaya TBC dan pentingnya menjaga pola hidup bersih serta rutin memeriksakan kesehatan.

“Mari jadikan Hari TBC Sedunia ini sebagai pengingat bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan pengetahuan dan kepedulian, kita bisa cegah dan akhiri TBC di Kabupaten Sambas,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *