SAMBAS, JEJARING KALBAR – Kebakaran melanda 10 unit ruko dan 1 unit rumah di Dusun Simpang Empat, Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Minggu (25/1/2025) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu diduga dipicu korsleting listrik. Polisi kini melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko mengatakan, personel Polres Sambas dan Polsek Teluk Keramat telah turun ke lokasi kejadian untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan dari para saksi.
“Petugas telah mendatangi TKP, memasang garis polisi, serta melakukan penyelidikan awal. Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik,” ujar AKP Sadoko.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat keluar dari dinding salah satu ruko milik warga berinisial SJ (75). Saksi lain, A (47), yang saat itu baru tiba di rukonya, melihat asap dan api sekitar pukul 03.30 WIB. Ia kemudian membangunkan pemilik ruko dan berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Upaya pemadaman awal dilakukan secara manual oleh warga menggunakan peralatan seadanya. Namun, api dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan ruko lainnya. Petugas pemadam kebakaran dari berbagai wilayah kemudian dikerahkan untuk membantu pemadaman.
Proses pemadaman melibatkan sedikitnya lima unit mobil pemadam kebakaran dari Sambas, Semparuk, Sekura, dan Tangaran, serta didukung personel Polres Sambas, Polsek Teluk Keramat, Koramil Teluk Keramat, dan masyarakat setempat. Api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 07.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp6 miliar akibat hangusnya 10 unit ruko dan satu unit rumah.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik, khususnya pada bangunan ruko dan rumah yang digunakan sekaligus sebagai tempat usaha dan hunian.
“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik guna mencegah kebakaran akibat korsleting,” tutup AKP Sadoko. *** (Yak)












