Mempawah

Kerangka Ajung Tidak Diotopsi, Keluarga Sudah Yakin Korban Meninggal Akibat Epilepsi

×

Kerangka Ajung Tidak Diotopsi, Keluarga Sudah Yakin Korban Meninggal Akibat Epilepsi

Sebarkan artikel ini
Kerangka Ajung Tidak Diotopsi karena Keluarga Yakin Korban Meninggal Akibat Epilepsi
Kerangka Ajung Tidak Diotopsi karena Keluarga Yakin Korban Meninggal Akibat Epilepsi

MEMPAWAH, JEJARING KALBAR, – Setelah penemuan kerangka manusia yang ternyata Lie Bun Kong alias Ajung (56) di RT 03 RW 01, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, pihak kepolisian memastikan bahwa keluarga korban menolak dilakukan otopsi.

Hal tersebut disampaikan oleh Pamapta II Polres Mempawah, IPDA Sumartian Suheri, S.H., usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan pada Jumat (7/11/2025) pagi.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi karena mereka meyakini korban meninggal akibat penyakit epilepsi yang sudah lama diderita,” jelas IPDA Sumartian.

Menurutnya, kepolisian telah memberikan penjelasan kepada pihak keluarga terkait prosedur pemeriksaan jenazah, namun keputusan akhir tetap dihormati.

“Kami sudah menyampaikan bahwa otopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian. Namun karena keluarga menolak dan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan, maka kami menghormati keputusan tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, warga dikejutkan oleh penemuan kerangka manusia di samping sumur belakang rumah korban, tempat Ajung biasa mengambil air. Penemuan itu pertama kali diketahui oleh kakak korban saat menebas rumput di halaman belakang rumah.

Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di sekitar lokasi. Polisi juga telah meminta keterangan dari keluarga dan sejumlah saksi.

IPDA Sumartian menambahkan, pihaknya tetap akan melengkapi administrasi laporan dan dokumentasi sesuai prosedur.

“Kami tetap melakukan pendataan dan laporan resmi sebagai bagian dari penanganan peristiwa ini,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *