Sambas

Kepala BGN Puji Kualitas Dapur MBG di Perbatasan Sambas–Malaysia

×

Kepala BGN Puji Kualitas Dapur MBG di Perbatasan Sambas–Malaysia

Sebarkan artikel ini
Kepala BGN meninjau SPPG di Kabupaten Sambas, Kamis 12 Februari 2025.
Kepala BGN meninjau SPPG di Kabupaten Sambas, Kamis 12 Februari 2026/Foto Humas.

SAMBAS, JEJARING KALBAR, – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana, memuji kualitas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah perbatasan Sambas–Malaysia. Apresiasi tersebut disampaikan saat meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (12/2/2026).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Dadan meninjau tiga titik pelaksanaan program MBG, yakni SPPG Desa Sepadu, Kecamatan Teluk Keramat, SPPG Desa Saing Rambi, Kecamatan Sambas, serta SPPG Desa Semangau, Kecamatan Sambas.

Kegiatan itu turut didampingi Bupati Sambas Satono, Wakil Bupati Heroaldi Djuhardi Alwi, Sekretaris Daerah Fery Madagaskar, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala OPD terkait.

Dadan menilai dapur MBG di Sambas memiliki standar yang tidak kalah dibanding daerah perkotaan.

“Setelah melihat langsung pelaksanaan program MBG di perbatasan, saya senang karena Sambas sudah sangat maju. Kualitas dapur MBG bagus dan hampir tidak ada kejadian di luar SOP. Semuanya berjalan sesuai standar,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, operasional dapur MBG di Kabupaten Sambas telah mencapai 70 persen dari target. Saat ini, terdapat 51 SPPG yang melayani berbagai kelompok penerima manfaat, mulai dari anak sekolah, ibu hamil, balita, hingga santri dan sekolah keagamaan.

“Ini capaian luar biasa. Manfaat program sudah dirasakan luas oleh masyarakat. Terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh unsur yang kompak mendukung program Presiden Prabowo,” kata Dadan.

Sementara itu, Bupati Sambas Satono menyampaikan apresiasi atas perhatian Kepala BGN yang meninjau langsung pelaksanaan program di daerah perbatasan.

“Kunjungan ini menjadi motivasi besar bagi kami. Program MBG terbukti tidak hanya berjalan baik di kota besar, tetapi juga menjangkau wilayah terpencil dan perbatasan seperti Sambas,” ujarnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *