KETAPANG, JEJARING KALBAR, – Koalisi Wartawan (KAWAN) Ketapang menggelar kegiatan buka puasa bersama keluarga besar Majelis Taklim Mualaf Ketapang, Minggu (8/3/2026). Kegiatan bertajuk ‘KAWAN Ramadan’ tersebut berlangsung di kediaman Ketua Lembaga Majelis Taklim Mualaf di Jalan Pulau Seribu, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang.
Ketua KAWAN Ketapang, Agustiandi, mengatakan kegiatan ini sengaja dilaksanakan bersama para mualaf sebagai bentuk kepedulian sekaligus untuk mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.
Menurutnya, keputusan seseorang untuk menjadi mualaf bukanlah hal yang mudah, karena merupakan langkah besar dalam perjalanan spiritual untuk mencari kebenaran dan kedamaian hidup.
“Menjadi mualaf adalah keputusan yang mulia. Karena itu kami ingin menegaskan bahwa para mualaf tidak sendiri. KAWAN Ketapang bersama masyarakat siap mendukung dan membersamai mereka,” ujarnya.
Ia menambahkan, buka puasa bersama ini juga menjadi momentum untuk berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan. Dalam kesempatan tersebut, KAWAN Ketapang turut menyerahkan bingkisan kepada para mualaf untuk dibawa pulang.
Ketua Lembaga Majelis Taklim Mualaf Ketapang, Ali Muhammad, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan KAWAN Ketapang kepada para mualaf.
Pria yang akrab disapa Very Lim itu mengungkapkan, jumlah mualaf di Kecamatan Benua Kayong mencapai lebih dari 700 orang. Namun, sekitar 10 persen di antaranya aktif mengikuti kegiatan pembinaan.
“Kalau secara keseluruhan di Kabupaten Ketapang, jumlah mualaf sekitar 6.000 orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang suku dan agama sebelumnya,” ungkapnya.
Very Lim juga mengapresiasi KAWAN Ketapang yang menurutnya menjadi organisasi pers pertama yang menggelar kegiatan berbagi bersama para mualaf pada tahun ini.
“Ini tentu menjadi perhatian dan dukungan moral bagi saudara-saudara kita yang baru memeluk Islam,” katanya.
Sebelum berbuka puasa, kegiatan tersebut diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz Wahyu Islami. Dalam tausiyahnya, ia mengajak para peserta untuk memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri. *** (Yoga)













