SAMBAS, JEJARING KALBAR, – Bupati Sambas H. Satono, S.Sos.I., M.H., bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Herzaky Mahendra Putra serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat Chandra Syah Parmance, S.T., meresmikan Inpres Jalan Daerah (IJD) di Kecamatan Subah.
Peresmian dipusatkan di ruas jalan Sungai Sapak–Sepandak, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu, 24 Januari 2026.
Satono mengatakan, pembangunan IJD Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Sambas telah selesai dilaksanakan. Ruas Sungai Sapak–Sepandak mendapat alokasi anggaran sekitar Rp19 miliar dari APBN dengan panjang penanganan 4,7 kilometer dan kini telah rampung dikerjakan.
Ia berharap, keberadaan jalan tersebut dapat meningkatkan kelancaran distribusi logistik dan mempercepat akses menuju kawasan produktif. Menurutnya, infrastruktur jalan yang baik sangat penting dalam menunjang aktivitas pertanian dan perkebunan masyarakat.
Lebih lanjut, Satono menjelaskan bahwa program Inpres Jalan Daerah merupakan instrumen pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, mendukung swasembada pangan, pertumbuhan ekonomi, serta pemerataan pembangunan.
Ruas Sungai Sapak–Sepandak dinilai strategis karena menghubungkan kawasan pertanian dan perkebunan produktif serta menjadi jalur utama mobilitas masyarakat. Ia pun berharap manfaat pembangunan tersebut dapat dirasakan secara langsung dan berkelanjutan oleh warga.
Dewan Beri Selamat dan Bersykur Masyarakat Dayak Selalu Diperhatikan
Anggota DPRD Kabupaten Sambas Fraksi PDIP, Melani Astuti memberi selamat atas diresmikannya jalan inpres tersebut dan ia bersyukur pembangunan infrastruktur jalan merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Dayak di perbatasan.
“Jalan inikan sudah lama rusak dan pembangunannya sangat dinantikan masyarakat puluhan tahun lamanya. Terutama kami orang Dayak di perbatasan. Kami sangat mengapresiasi pemerintah dari daerah maupun pusat yang telah memberikan perhatian ke perbatasan,” ujar dewan Dapil Subah yang juga tokoh perempuan dayak di Subah.
Melani Astuti berharap, jalan inpres tersebut dapat meningkatkan geliat ekonomi masyarakat setempat dan memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kemajuan daerah. ***













