Mempawah

Imlek 2026, Gang Usaha II Sungai Pinyuh Berhias Menyambut Tahun Kuda Api

×

Imlek 2026, Gang Usaha II Sungai Pinyuh Berhias Menyambut Tahun Kuda Api

Sebarkan artikel ini
Potret Gang Usaha II Sungai Pinyuh, menyambut tahun baru Imlek 2026/Foto Bung Ranie/Jejaring Kalbar
Potret Gang Usaha II Sungai Pinyuh, menyambut tahun baru Imlek 2026/Foto Bung Ranie/Jejaring Kalbar

SUNGAI PINYUH, JEJARING KALBAR – Deretan lampion merah, ornamen khas Tionghoa, dan hiasan bernuansa Imlek menghiasi sepanjang Gang Usaha II, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Warga Tionghoa di Gang Usaha II Sungai Pinyuh bergotong royong mempercantik lingkungan mereka untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2026 yang jatuh pada Tahun Kuda Api.

Semarak perayaan Imlek di gang tersebut sudah menjadi tradisi tahunan yang selalu dinanti masyarakat. Tahun ini, nuansa perayaan terasa lebih meriah dengan pemasangan hiasan di hampir seluruh sudut gang.

Tokoh masyarakat Tionghoa Gang Usaha Sungai Pinyuh, Tjia Kim Piau atau yang akrab disapa Apiau, mengatakan bahwa kegiatan menghias gang merupakan bentuk kebersamaan warga dalam menyambut hari besar keagamaan.

“Setiap tahun kami selalu menghias gang menjelang Imlek. Tahun ini lebih semarak karena bertepatan dengan Tahun Kuda Api,” ujar Apiau.

Menurut Apiau, dana yang digunakan untuk pemasangan berbagai ornamen Imlek mencapai sekitar Rp50 juta. Biaya tersebut berasal dari sumbangan masyarakat serta hasil swadaya dan gotong royong warga.

“Hiasan ini kebanyakan hanya bisa dipakai satu kali karena cepat pudar akibat panas matahari dan hujan,” jelasnya.

Ia menambahkan, semarak Imlek di Gang Usaha juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun tokoh di tingkat pusat dan provinsi.

“Dukungan datang dari pemerintah daerah serta beberapa tokoh, seperti Gubernur Kalbar Ria Norsan, Anggota DPR RI Daniel Johan, Bupati Mempawah Erlina, dan Anggota DPRD Provinsi Kalbar,” katanya.

Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, Tahun Kuda Api melambangkan semangat dan energi yang kuat. Hal tersebut menjadi harapan bagi warga Sungai Pinyuh ke depan.

“Kami berharap Tahun Kuda Api membawa keberkahan, rezeki, dan kemajuan bagi masyarakat Sungai Pinyuh dan Kabupaten Mempawah,” ujarnya.

Selain sebagai perayaan, Apiau menyebutkan bahwa hiasan Imlek ini juga menjadi simbol kebersamaan dan toleransi antarwarga, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.

“Semoga kebersamaan dan toleransi ini terus terjaga agar lingkungan kami tetap rukun dan harmonis,” pungkasnya. *** (Bung Ranie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *