SAMBAS, JEJARING KALBAR, – Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan overfishing atau penangkapan ikan berlebihan di Sungai Sambas. Hal ini dinilai dapat mengancam kelestarian ikan air tawar, terutama ketika permintaan ikan terus meningkat.
Kepala Dinas, Hendy Wijaya, menjelaskan bahwa permintaan ikan yang tinggi perlu dibarengi dengan praktik perikanan yang berkelanjutan. “Penangkapan ikan secara ekstrem bisa menyebabkan penurunan stok ikan dan merusak habitat sungai,” ujarnya.
Menurut Hendy, overfishing juga dapat berdampak pada ketahanan pangan lokal karena ikan sungai merupakan sumber protein penting. Ia mendorong masyarakat menggunakan alat pancing sederhana dan mematuhi aturan ukuran tangkapan.
Hendy menambahkan bahwa edukasi dan sosialisasi penting bagi kelompok nelayan tradisional agar memahami batas tangkap dan musim reproduksi ikan. Dengan kerja sama semua pihak, stok ikan di sungai dapat terjaga.
Pemerintah daerah juga akan memperkuat pengawasan bersama masyarakat demi memastikan sumber perikanan sungai tetap lestari dan produktif untuk masa depan. ***













