DPRD Mempawah

Fraksi PKB Serap Berbagai Aspirasi Masyarakat, Miftahul Akhyar: Tolong Akomodir

×

Fraksi PKB Serap Berbagai Aspirasi Masyarakat, Miftahul Akhyar: Tolong Akomodir

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Miftahul Akhyar saat menyampaikan hasil reses anggota DPRD Fraksi PKB dalam sidang paripurna DPRD, Senin 9 Februari 2026/Foto Humas DPRD.
Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Miftahul Akhyar saat menyampaikan hasil reses anggota DPRD Fraksi PKB dalam sidang paripurna DPRD, Senin 9 Februari 2026/Foto Humas DPRD.

MEMPAWAH, JEJARING KALBAR, – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Mempawah menyampaikan hasil pelaksanaan Reses II Masa Persidangan II Tahun 2026 dalam rapat paripurna dewan. Laporan tersebut dibacakan juru bicara fraksi, Miftahul Akhyar, yang merangkum aspirasi masyarakat selama reses pada 25–31 Januari 2026.

Dalam reses tersebut, Fraksi PKB menyerap beragam usulan warga yang didominasi kebutuhan dasar di bidang infrastruktur, pertanian, peternakan, serta kesejahteraan dan keagamaan.

Aspirasi infrastruktur mencakup perbaikan jalan pedesaan rusak berat, peningkatan jalan poros antar desa, pembangunan jembatan, drainase, penerangan jalan umum (PJU), normalisasi sungai, hingga penyediaan air bersih melalui Penampungan Air Hujan (PAH) dan pintu air pengendali banjir.

Di sektor pertanian dan peternakan, masyarakat menyoroti pentingnya dukungan sarana produksi untuk meningkatkan hasil usaha. Warga mengusulkan pembangunan irigasi, bantuan alat pertanian modern, bibit unggul, serta kemudahan akses pupuk subsidi.

Selain itu, Fraksi PKB juga mencatat perlunya pemerataan bantuan rumah ibadah dan dukungan bagi kegiatan kelembagaan sosial keagamaan.

Miftahul Akhyar menegaskan, sejumlah persoalan infrastruktur mendesak memerlukan perhatian serius pemerintah daerah, terutama kondisi jalan poros antar desa yang rusak berat dan minimnya penerangan jalan di beberapa wilayah.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat mengakomodir aspirasi masyarakat dari hasil reses ini, khususnya terkait infrastruktur dasar, pertanian, dan kebutuhan layanan publik yang menjadi prioritas warga,” ujarnya. *** (Bung Ranie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *