MEMPAWAH, JEJARING KALBAR, – Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Mempawah menyampaikan laporan hasil Reses II Masa Persidangan II Tahun 2026 dalam sidang dewan. Laporan tersebut dibacakan juru bicara fraksi, Abdul Mutolib, yang merangkum aspirasi masyarakat dari sejumlah daerah pemilihan, Senin 9 Februari 2026.
Reses yang berlangsung pada 25–31 Januari 2026 itu menjangkau beberapa kecamatan, di antaranya Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Sungai Kunyit, Toho, Sadaniang, Sungai Pinyuh, dan Anjongan. Menurut Abdul Mutolib, kegiatan reses mendapat sambutan positif dari masyarakat.
“Tanggapan masyarakat sangat baik. Mereka aktif menyampaikan kebutuhan dan persoalan di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Bidang infrastruktur menjadi sorotan utama. Warga mengusulkan peningkatan kualitas jalan, pembangunan jembatan, perbaikan drainase, hingga penyediaan air bersih dan lampu penerangan jalan umum.
“Kondisi jalan lingkungan di beberapa desa masih memprihatinkan. Ini menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat,” kata dia.
Selain itu, persoalan banjir turut mengemuka. Fraksi Gerindra mendorong pemerintah daerah mempercepat normalisasi parit dan langkah tanggap bencana.
“Kami meminta pemerintah daerah cepat tanggap, baik sebelum, saat, maupun pasca banjir. Normalisasi parit dan drainase sangat mendesak untuk mengurangi dampak banjir,” tegas Abdul Mutolib. *** (Bung Ranie)












