DPRD Sambas

Ferdinan Syolihin Ajak Masyarakat Sambas Lestarikan Nilai Sejarah di Momen Hari Museum Nasional 2025

×

Ferdinan Syolihin Ajak Masyarakat Sambas Lestarikan Nilai Sejarah di Momen Hari Museum Nasional 2025

Sebarkan artikel ini
Ferdinan Syolihin
Ferdinan Syolihin/DPRD Sambas/Foto Jejaring Kalbar

SAMBAS, JEJARING KALBAR, – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ferdinan Syolihin, mengucapkan selamat memperingati Hari Museum Nasional 2025 yang jatuh pada tanggal 12 Oktober. Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sambas untuk semakin mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan sejarah bangsa melalui peran penting museum sebagai sumber pengetahuan dan identitas kebudayaan.

Menurut Ferdinan, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar lebih mengenal perjalanan panjang bangsa Indonesia, termasuk sejarah dan kebudayaan lokal Sambas.

“Museum adalah jendela sejarah. Dari sanalah generasi kita bisa belajar tentang perjuangan, budaya, dan nilai-nilai luhur yang membentuk jati diri bangsa,” ujar Ferdinan.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah daerah bersama masyarakat dalam mengembangkan dan memelihara museum yang ada di daerah, termasuk upaya digitalisasi koleksi agar lebih mudah diakses oleh publik.

“Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan sejarah daerah. Museum tidak boleh hanya menjadi tempat penyimpanan, tetapi juga ruang interaktif dan inspiratif,” tambahnya.

Ferdinan berharap momentum Hari Museum Nasional ini menjadi pengingat pentingnya menjaga peninggalan sejarah sebagai warisan bagi anak cucu. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan museum sebagai ruang pembelajaran dan kebanggaan bersama.

“Mari kita rawat sejarah, kita cintai budaya, dan kita kunjungi museum. Dari sana kita belajar untuk menghargai masa lalu dan membangun masa depan yang lebih baik,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *