Sambas

Ditandai dengan Adat Bepapas, Jembatan Gantung Sebawi Rp7,5 Miliar Diresmikan

×

Ditandai dengan Adat Bepapas, Jembatan Gantung Sebawi Rp7,5 Miliar Diresmikan

Sebarkan artikel ini
Jembatan gantung Sebawi di Desa Sebangun, Kabupaten Sambas, Sabtu 24 Januari 2025/ Foto Jejaring Kalbar
Jembatan gantung Sebawi di Desa Sebangun, Kabupaten Sambas, Sabtu 24 Januari 2025/ Foto Jejaring Kalbar

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Jembatan Gantung Sebawi di Dusun Sekenang, Desa Sebangun, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, akhirnya diresmikan, Sabtu, 24 Januari 2026. Peresmian ditandai dengan prosesi adat bepapas.

Jembatan yang dibangun Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat dengan anggaran Rp7,5 miliar itu menjadi akses utama penghubung Dusun Sepuk Sungai dan Dusun Sekenang, sekaligus urat nadi perekonomian masyarakat setempat.

Peresmian berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Hadir dalam acara tersebut Anggota DPR RI Fraksi PAN, Boyman Harun, Kepala BPJN Kalbar, Chandra Syah Parmance, Bupati Sambas, Satono, Wakil Bupati Sambas, Heroaldi Djuhardi Alwi, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, kepala desa se-Kecamatan Sebawi, serta ratusan warga.

Kepala Desa Sebangun, Sarbini, menyampaikan terima kasih kepada Boyman Harun yang telah menyalurkan aspirasi pembangunan jembatan kepada BPJN Kalbar, serta Pemerintah Kabupaten Sambas yang mendukung penuh proyek tersebut.

Ia mengatakan, sebelum jembatan dibangun, warga harus menyeberang menggunakan perahu bangkong, yang berdampak pada tingginya biaya produksi dan lambatnya aktivitas ekonomi.

“Sekarang akses sudah lancar dan lebih efisien. Masyarakat kami sangat bersyukur,” ujar Sarbini.

Sementara itu, Boyman Harun mengatakan pembangunan jembatan tersebut terwujud berkat dukungan berbagai pihak. Ia mengaku pernah merasakan langsung sulitnya menyeberang sungai saat berkunjung ke Desa Sebangun sebelum jembatan dibangun.

“Setelah itu saya sampaikan ke Bupati Sambas agar dibangun jembatan gantung. Aspirasi ini kemudian diteruskan ke BPJN Kalbar dan terealisasi pada 2025,” katanya.

Boyman juga menyampaikan salam dari Kementerian PUPR kepada masyarakat Desa Sebangun dan Kabupaten Sambas.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sambas, Satono meminta masyarakat menjaga dan merawat jembatan agar usia pakainya panjang dan manfaatnya berkelanjutan.

“Jembatan ini dibangun melalui proses panjang. Mari kita jaga bersama agar terus bermanfaat bagi masyarakat Sambas,” ujarnya.

Politisi PAN Dapil Tebas – Sebawi Beri Apresiasi

Politisi PAN Dapil Tebas – Sebawi, selaku Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Harni Indriani memberi apresiasi kepada DPR RI, Boyman Harun dan Bupati Sambas, Satono yang telah memperjuangkan konektivitas masyarakat Desa Sebangun dengan membangun jembatan gantung.

“Tentu kami sangat mendukung dan mengapresiasi peresmian jembatan gantung ini, karena berkat program aspirasi dari Pak Boyman Harun dan dukungan Bupati Sambas jembatan ini dapat terwujud,” ujarnya.

Harni Indriani yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Sambas Fraksi PAN dua periode itu mengatakan, jembatan gantung Sebawi di Desa Sebangun sudah sangat lama dinantikan oleh masyarakat. Karena anggaran pembangunan jembatan gantung cukup besar, ia hanya bisa mendorong itu lewat jalur politik di pusat.

“Harapan saya ke depan, semoga Pak Boyman terus mengaspirasikan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sambas dan saya terus mendorong itu supaya terealisasi,” pungkasnya. *** (Yak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *