SAMBAS, JEJARING KALBAR – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sambas bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan 10 unit bangunan ruko dan 1 unit rumah warga di Pasar Simpang Empat, Dusun Simpang Empat, Desa Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Minggu (25/1/2026).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sambas, Dr. Budi Iswanto, mengatakan peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi warga terdampak sekaligus melakukan asesmen awal kebutuhan pascakebakaran.
“Dinas Sosial turun langsung untuk memastikan kondisi masyarakat terdampak dan melakukan pendataan. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar dalam penyaluran bantuan sosial,” ujar Budi Iswanto.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sambas yang diterima Redaksi, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.40 WIB. Api diduga berasal dari salah satu bangunan ruko dan kemudian merembet ke ruko lainnya, sehingga mengakibatkan 10 unit ruko dan 1 unit rumah warga terdampak kebakaran.
Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam dan dilanjutkan dengan pendinginan sekitar 30 menit. Api berhasil dipadamkan dan tidak menimbulkan korban jiwa. Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pemerintah desa bersama para pemilik bangunan. Perkiraan kepolisian Rp6 miliar.
BPBD mencatat, upaya pemadaman sempat mengalami sejumlah kendala, di antaranya kondisi air yang sedang surut, angin yang berubah-ubah, serta struktur bangunan ruko yang sebagian besar masih berbahan kayu sehingga api cepat membesar.
Dalam penanganan awal, BPBD bersama pemerintah desa melakukan pengecekan lokasi kejadian dan pendataan dampak kebakaran. Lokasi kejadian juga telah dipasang garis polisi oleh Polsek Sekura guna kepentingan penyelidikan.
Penanganan kebakaran melibatkan BPBD Kabupaten Sambas, BPKS Sekura, Sambas, Tangaran, dan Semparuk, Polsek Sekura, Koramil Sekura, serta pemerintah desa Simpang Empat dan Desa Pancur.
Hingga saat ini, area bekas kebakaran masih berada dalam pengawasan pemerintah desa, pemilik bangunan, dan warga setempat. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, namun kepastian penyebabnya masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian. *** (Yak)












