SAMBAS, JEJARING KALBAR, – Kenaikan produksi ikan budidaya perlu diimbangi dengan pengendalian penyakit ikan yang efektif. Dinas Perikanan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sambas kini fokus melakukan pengawasan kesehatan ikan di tambak dan kolam.
Kepala Dinas, Hendy Wijaya, mengingatkan bahwa penyakit seperti streptokokus di perikanan budidaya dapat menyebabkan kematian masal jika tidak diantisipasi. Hal ini sejalan dengan perhatian global pada kesehatan ikan di aquaculture yang menjadi isu utama sektor perikanan.
“Pencegahan penyakit harus dimulai dari sanitasi yang baik, pengurangan kepadatan ikan, dan penggunaan vaksin bila diperlukan,” kata Hendy. Menurutnya, kesiapan peternak ikan dalam deteksi dini menjadi kunci keberhasilan budidaya.
Pihak dinas juga menerapkan jadwal pemeriksaan kesehatan ikan berkala untuk meminimalisir ancaman penyakit. Edukasi masyarakat tentang tanda-tanda penyakit ikan pun gencar dilakukan.
Hendy berharap dengan pengelolaan kesehatan ikan yang lebih baik, hasil budidaya di Sambas makin stabil dan aman untuk dikonsumsi. ***













