JEJARING KALBAR – Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., menyerahkan lima unit ambulans baru pada Selasa, 26 November 2024. Ambulans tersebut diberikan kepada Puskesmas Tebas, Puskesmas Galing, Puskesmas Satai, Puskesmas Paloh, dan RSUD Sambas.
Serah terima dilakukan di Puskesmas Tebas dengan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo, kepala Puskesmas penerima, beberapa kepala OPD, serta unsur Forkopimcam Tebas.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Ganjar, menjelaskan bahwa ambulans ini diperoleh melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024 dengan total anggaran hampir Rp3,7 miliar. Ambulans ini akan menggantikan armada lama yang sudah tidak layak pakai dan berfungsi mendukung rujukan pasien dari Puskesmas ke rumah sakit maupun antar rumah sakit. “Proses memperoleh ambulans ini cukup sulit. Karena itu, saya meminta semua pihak menjaga dan merawatnya dengan baik,” kata Ganjar.
Ganjar menambahkan, ambulans yang diberikan ke RSUD Sambas adalah jenis khusus untuk penanganan pasien gawat darurat. Kendaraan ini dilengkapi dengan peralatan medis seperti monitor jantung, alat bantu pernapasan, dan perlengkapan lainnya untuk memberikan perawatan darurat selama perjalanan ke rumah sakit tujuan. “Ambulans ini dirancang untuk membantu menyelamatkan nyawa pasien dalam kondisi kritis, sehingga keberadaannya sangat penting,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemeliharaan kendaraan. Menurutnya, perawatan ambulans sering kali kurang diperhatikan, baik dari kebersihan maupun kondisi kendaraan. “Mulai sekarang, setiap ambulans harus memiliki garasi. Kalau tidak ada garasi, ambulans tidak akan diserahkan,” tegas Ganjar.
Selain itu, Ganjar mengingatkan kedisiplinan sopir ambulans dalam bertugas. Ia meminta para sopir mematuhi aturan, termasuk memiliki SIM, melengkapi dokumen kendaraan, dan mengemudi dengan hati-hati. “Ini tanggung jawab kepala Puskesmas dan Direktur Rumah Sakit untuk memastikan sopirnya terlatih dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Dengan adanya armada baru ini, Ganjar berharap pelayanan kesehatan di Kabupaten Sambas dapat semakin maksimal. “Ambulans yang lebih lengkap dan modern ini diharapkan mampu mempercepat proses rujukan serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Saya harap kendaraan ini dirawat dengan baik agar bisa digunakan dalam jangka waktu lama,” tutupnya. ***