Sambas

Bupati Sambas Ajak Jaga Toleransi Kala Imlek dan Ramadan Berdekatan di Februari 2026

×

Bupati Sambas Ajak Jaga Toleransi Kala Imlek dan Ramadan Berdekatan di Februari 2026

Sebarkan artikel ini
Satono
Bupati Sambas, Satono/File

SAMBAS, JEJARING KALBAR, – Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga Kabupaten Sambas agar menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama pada momen bersejarah di awal tahun 2026, ketika Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026 berdekatan dengan awal Bulan Suci Ramadan 1447 H yang diperkirakan dimulai pada 18 Februari 2026.

Menurut Bupati Satono, fenomena yang jarang terjadi ini justru menjadi peluang untuk menunjukkan semangat kebersamaan, penghormatan, dan saling menghargai di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Sambas. Ia menilai kedua perayaan ini mengandung nilai-nilai luhur yang sama-sama mendorong perdamaian dan harmoni sosial.

“Ini adalah momentum langka yang menunjukkan bahwa perbedaan tradisi dan keyakinan tidak harus menjadi pemisah. Mari kita sambut Tahun Baru Imlek dengan penuh kegembiraan dan juga jalani Ramadan dengan khusyuk, saling menghormati satu sama lain demi kedamaian Sambas yang kita cintai,” ujar Bupati Satono.

Lebih lanjut, Satono mengajak tokoh agama, pemuda, dan komunitas masyarakat untuk turut aktif menciptakan suasana aman dan damai sepanjang rangkaian kegiatan keagamaan maupun perayaan budaya. Ia menegaskan pentingnya bahu-membahu menjaga suasana kondusif, terutama saat saudara-saudara yang merayakan Imlek berkumpul bersama keluarga, maupun saat umat muslim memulai ibadah puasa.

Bupati Satono berharap bahwa momen langka ini menjadi simbol bahwa keragaman adalah kekuatan, bukan perpecahan. Dengan semangat toleransi yang hidup di Kabupaten Sambas, ia yakin masyarakat dapat memperkuat rasa persaudaraan, terus hidup berdampingan dengan saling menghormati tradisi serta keyakinan masing-masing, dan bersama-sama membangun daerah yang lebih harmonis dan sejahtera. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *