SUNGAI PINYUH, JEJARING – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, kembali terdeteksi setelah sebelumnya sempat padam akibat hujan beberapa hari lalu, Minggu, 15 Februari 2026.
Kapolres Mempawah melalui Kapolsek Sungai Pinyuh, AKP Setyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung melakukan ground check setelah terpantau adanya titik panas (hotspot) di lokasi.
“Pada Minggu, 15 Februari 2026, sekitar pukul 19.00 WIB, kami bersama personel melakukan pengecekan langsung ke lokasi setelah terdeteksi adanya hotspot di Desa Galang,” ujar AKP Setyadi.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, titik hotspot terdeteksi pada koordinat:
0.30905, 109.11908; 0.31151, 109.12109 dan 0.31098, 109.11762, Lokasi titik api berada di RT 01 RW 01 Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, dengan jarak sekitar 7 kilometer dari Polsek Sungai Pinyuh.
“Di lokasi, petugas menemukan kondisi lahan berupa hutan semak belukar dengan jenis tanah gambut yang rawan terbakar, terutama saat kondisi kering,” ujarnya.
Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Mempawah, Masyarakat Peduli Api (MPA) Galang, Polsek Sungai Pinyuh, Koramil Sungai Pinyuh, serta pemadam swasta.
AKP Setyadi mengatakan, petugas sempat menghadapi kendala di lapangan, terutama karena minimnya sumber air di sekitar lokasi serta sulitnya akses menuju beberapa titik api yang berada di tengah kawasan hutan.
“Kendati demikian, tim gabungan tetap melakukan langkah-langkah penanganan guna mencegah api meluas dan mengurangi dampak karhutla,” pungkasnya. (Bung Ranie) ***












