Sambas

Anak Usia 6 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Sebangkau, Diduga Tenggelam

×

Anak Usia 6 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Sebangkau, Diduga Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi anak tenggelam/ilustrasi orang tenggelam/ilustrasi tenggelam
Ilustrasi anak tenggelam/Foto Pixabay

SAMBAS, JEJARING KALBAR – Seorang anak laki-laki berinisial E (6) tahun ditemukan meninggal dunia di Sungai Sebangkau, Desa Sebatuan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Senin pagi, 7 Juli 2025, sekitar pukul 09.45 WIB. Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada Minggu, 6 Juli 2025.

Kapolsek Pemangkat, AKP Ronald Deny Napitupulu, memimpin langsung proses pencarian korban yang dilakukan sejak Minggu malam. Upaya pencarian melibatkan personel Polsek Pemangkat, warga setempat, serta keluarga korban. Jasad korban akhirnya ditemukan mengapung di sungai pada radius sekitar 100 meter dari area Vihara Tri Dharma Buddha Tri Mulia Bakti Sebangkau.

Setelah ditemukan, jasad korban segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pemangkat untuk pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis RSUD, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan korban telah meninggal dunia kurang dari 24 jam sebelum ditemukan.

Korban diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus dan tidak bisa berenang. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat ikut ke vihara bersama ibunya untuk menemui sang ayah yang bekerja di tempat tersebut. Namun saat akan dijemput kembali, korban tidak ditemukan.

Kapolsek Pemangkat, AKP Ronald menegaskan bahwa pihaknya telah menangani kejadian ini sesuai prosedur.

“Kami segera mendatangi lokasi kejadian, mengevakuasi korban, membawa ke RSUD untuk dilakukan visum, serta melakukan pemeriksaan terhadap para saksi,” ujar AKP Ronald Deny Napitupulu.

Polres Sambas turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya yang memiliki kebutuhan khusus, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari.*** (Sera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *