Mempawah

Ajung, Warga Sungai Pinyuh yang Hilang 50 Hari Lalu Ditemukan Tinggal Kerangka

×

Ajung, Warga Sungai Pinyuh yang Hilang 50 Hari Lalu Ditemukan Tinggal Kerangka

Sebarkan artikel ini
Ajung yang Hilang 50 Hari Lalu Ditemukan Tinggal Kerangka di Belakang Rumah
Ajung yang Hilang 50 Hari Lalu Ditemukan Tinggal Kerangka di Belakang Rumah

MEMPAWAH, JEJARING KALBAR, – Misteri hilangnya Lie Bun Kong alias Ajung (56), warga Kelurahan Sungai Pinyuh, RT 03, RW 01, Kabupaten Mempawah, akhirnya terungkap.

Pria yang dilaporkan hilang sekitar 50 hari lalu itu ditemukan tinggal kerangka di belakang rumahnya sendiri, Jumat 7 November 2025 sekitar pukul 07.00 WIB.

Kerangka manusia tersebut ditemukan di samping sumur belakang rumah, tempat Ajung biasa mengambil air setiap hari. Penemuan mengejutkan ini pertama kali diketahui oleh kakak korban saat menebas rumput di halaman belakang.

Ketua RT setempat, Ajit, mengatakan kakak korban langsung melapor setelah menemukan kerangka itu. “Kakaknya yang menemukan duluan, lalu melapor ke saya bersama anaknya. Kami langsung ke Polsek Sungai Pinyuh,” ujarnya.

Ajit menyebut, korban selama ini dikenal memiliki penyakit epilepsi. “Kadang-kadang dia pingsan, mulutnya berbusa. Sudah sekitar dua bulan dia dilaporkan hilang,” tambahnya.

Sementara itu, Keponakan korban, Yanto, mengatakan keluarga sudah berupaya mencari keberadaan Ajung sejak lama, termasuk melapor ke Dinas Sosial, Polsek, dan menyebarkan informasi lewat media sosial.

“Kami sudah cari ke mana-mana, ternyata dia meninggal di sumur belakang rumah sendiri,” ucapnya.

Ajung sendiri punya kebiasaan berjalan ke mana-mana. Itulah penyebab pihak keluarga sama sekali tidak menyangka bahwa korban meninggal di belakang rumah.

Menanggapi penemuan itu, Pamapta II Polres Mempawah, IPDA Sumartian Suheri, S.H., menjelaskan pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim INAFIS.

“Sabhara memasang police line, intel kami arahkan menggali informasi, dan reserse mengumpulkan alat bukti. Dugaan sementara korban adalah Ajung yang hilang sekitar 50 hari lalu. Namun penyebab kematiannya masih kami dalami,” terangnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *